Sejarah

Yang dibutuhkan dari cepat, akurat, dan komprehensif data dan informasi untuk setiap manajemen tepi dalam lingkungan Unhas telah direalisasikan untuk waktu yang lama. Ini membuktikan dengan mendirikan Komputer UPT di akhir tahun 1980. Bahkan, untuk meningkatkan unit ini cukup besar, kampus jaringan LAN dibangun di tahun 1995. Dengan adanya jaringan, maka pengolahan data dan informasi dapat bekerja lebih baik dari sebelumnya, karena proses pembaharuan data bekerja secara online di setiap kegiatan di mana transaksi itu terjadi. Dan kemudian rencana itu tidak bekerja dengan baik. Masalahnya adalah struktur organisasi Komputer UPT tidak mampu dengan aktivitas membebani dengan. Belajar dari pengalaman, maka sejak tahun 2000, mereka melakukan re-organisasi untuk institusi untuk Komputer UPT dan berubah nama dengan Universitas Pusat Informasi. Lembaga baru ini memiliki 3 (tiga) divisi: (i) Divisi Service, yang memberi informasi dan pelatihan bagi Unhas civitas Academika dan masyarakat. (Ii) Divisi Teknologi, untuk memeriksa dan memanfaatkan ICT dan melindungi jaringan kampus dan akses internet. (Iii) Divisi Sistem informasi, untuk mengelola Sistem Informasi Manajemen Unhas (SIM).

Sejak dibangun, PIU telah bekerja cukup baik. Keberhasilan disponsori oleh proyek TPSDP-batch yang memenangkan Komputer UPT. Dengan proyek ini, ketersediaan dan kualitas jaringan dapat tetap dan peningkatan, sehingga dengan beberapa perangkat lunak SIM dapat berkembang. Dalam rangka itu, dengan alokasi dana dari universitas, PIU telah berhasil membangun fasilitas pelatihan dan server menyelesaikan dengan satuan sekitar 100 komputer dan akses internet. Fasilitas ini digunakan oleh Unhas sebagai media untuk belajar tentang perangkat lunak komputer, juga untuk mengakses informasi melalui internet. Meskipun harus diakui bahwa kepentingan Unhas untuk mempekerjakan fasilitas masih rendah. Pada tahun 2003, Unhas selesai untuk dimasukkan ke dalam PABX yang memiliki kemampuan untuk dianut komunikasi data. Kemudian, jaringan PABX terintegrasi dengan jaringan Unhas LAN. Selain itu, upaya untuk membangun Gelombang-LAN dengan menggunakan dana pendukung dari proyek TPSDP, maka di pertengahan tahun 2004, kualitas jaringan komunikasi di lingkungan Unhas menjadi lebih baik, sehingga dapat mendukung Unhas SIM dan manfaat dari ICT dalam proses belajar. Di masa depan, ada beberapa masalah yang perlu untuk memecahkan, maka Unhas SIM dapat memanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan universitas. Pertama, untuk mendorong dan memfasilitasi pemimpin fakultas dan Unit untuk bekerja di luar jaringan komputer di tepi kerja. Ini ada-internal jaringan adalah hambatan, karena pengolahan data di unit kerja diblokir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kelangkaan jaringan di unit kerja sebanyak karena pemimpin unit bukanlah prioritas pekerjaan dari SIM dan jaringan belum, sehingga alokasi menjadi terbatas atau tidak sama sekali. Komitmen kurang ini disebabkan motivasi staf menjadi begitu rendah langsung atau tidak. Selain itu, ada beberapa unit kerja dengan kemampuan yang terbatas. Untuk kasus seperti ini, pemimpin universitas harus memberikan tangan mereka untuk membantu. Kedua, masalah manusia sumber daya. Untuk mengoperasikan SIM diperlukan staf dengan memenuhi syarat khusus. Unhas perlu memberikan server yang sebanding dengan semua staf yang telah dilatih. Karena jika Unhas tidak melakukan itu, para staf akan lebih mudah untuk mempengaruhi dengan peluang yang menawarkan sisi lain. Ketiga, untuk mendorong dan memfasilitasi sehingga PIU dapat sebagai pusat nilai, sebagai server SIM dibangun pusat dan ICT untuk institusi pemerintah dan masyarakat, server akses internet dan penyedia konten, dan mendukung Program Belajar Jarak. Jika PIU dapat mencapai posisi ini, sehingga tidak hanya untuk informasi server menjadi lebih baik, tetapi juga membuat PIU tidak lagi kepada terdakwa untuk mendanai dukungan universitas, meskipun, untuk menciptakan "Citra Unhas 2010", maka berguna teknologi informasi dan telekomunikasi, dengan :

Meningkatkan kualitas PIU dan server mencapai. Kualitas dan server mencapai dari PIU dapat meningkat kualitas Wide Area Network (WAN) dan Sistem Informasi Manajemen Unhas (SIM).

Dibangun dari sistem dasar data. Adanya sistem dasar data adalah kondisi munculnya Sistem Informasi Manajemen Universitas (SIM). sistem dasar Data perlu membangun dengan pusat PIU, tapi data transaksi harus terjadi di unit kerja dimana data datang. Dengan bentuk ini, mengulangi pengolahan input data tidak dapat terjadi. Untuk tujuan ini, PIU harus membangun kapasitas unit kerja untuk sistem data dasar itu sendiri.

Pengembangan manajemen pengetahuan. Unhas dibutuhkan untuk mengembangkan sistem yang menjamin manajemen pengetahuan yang setuju dengan standar dunia. Hal ini diperlukan karena pengetahuan adalah sumber daya penting dan Unhas kegiatan utama (core business).

Menurut mereka kegiatan di atas, sehingga Pemimpin Universitas Hasanuddin bertekad untuk membuat kegiatan sebagai prioritas utama dalam ekspansi Unhas sebagai lembaga.

Alamat:
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10
Makassar, 90245. Sulawesi Selatan, Indonesia
Phone: 62411-586200, 62411-584200
Fax: 62411-585188
Email: adrayanti@unhas.ac.id

Langganan ke newsletter kami untuk mendapatkan berita penting dan penawaran terbaik: